Home »  Olahraga, Pariwisata »  KONI dan Kemenparekraf RI Kolaborasi Soal “Sport Tourism”

KONI dan Kemenparekraf RI Kolaborasi Soal “Sport Tourism”

Oleh :  | Rabu, 10 Februari 2021  9:01 WIB • 739 views

Jakarta, katapolos – Ketua Umum Komite Olahraga Prestasi Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, pada Senin (9/2/2021) melakukan silahturahmi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr.H.Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam kesempatan tersebut, Marciano Norman menyampaikan dukungannya kepada Menparekraf terkait Sport Tourism. “Kita banyak event yang digelar di seluruh Indonesia, tapi karena Covid-19, nyaris terhenti,” kata Marciano.

“Kalau tunggu Covid-19 berhenti, kapan berhentinya, kita harus melakukan terobosan,” tambahnya.

Diakuinya, baik sektor pariwisata maupun olahraga sebetulnya sama-sama terpukul dengan pandemi Covid-19. Alhasil banyak pelaku pariwisata dan pelaku olahraga seperti atlet, pelatih dan masyarakat pendukung lainnya menjadi korban karena mata pencariannya terpaksa terhenti.

Oleh karenanya, KONI Pusat bertekad menjalin kolaborasi dengan Kemenparekraf, di samping kerja sama yang telah dilakukan dengan Kemenpora. “Olahraganya maju, pariwisatanya maju, dampaknya masyarakat Indonesia bisa bangkit dari Covid-19,” jelas Marciano.

Sementara itu, Sandiaga Uno mengatakan Kemenparekraf mendukung semua kegiatan yang direncanakan oleh KONI Pusat. “Semua events tentunya kita akan support dari segi tupoksi kita,” terangnya.

Katanya, beberapa event yang menjadi terobosan olahraga dan pariwisata, pertama adalah Indonesia Marathon yang disiapkan menjadi Major Marathon dunia.

Kedua adalah Indonesia Beach Games yang diharapkan dapat menjadi daya tarik pariwisata. Selanjutnya adalah Indonesia Martial Art Games, Indonesia Indoor Games dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja. Adapun beberapa event induk cabang olahraga juga disebutkan seperti FIBA Asia dan FEI Jumping World Challange (JWC) yang mana Indonesia menjadi tuan rumahnya tahun ini.

Sandiaga Uno setuju bahwa kegiatan harus berjalan namun yang harus dipikirkan adalah bagaimana menjalankannya. “Gubernur Tokyo mengatakan How to do it, bukan bicara go or no go,” katanya.

“Kita punya tools untuk event berjalan kembali,” terangnya optimis.

“Alangkah baik jika setting (event olahraga) di 5 destinasi pariwisata unggulan,” usulnya pada KONI Pusat. (*)

sumber: KONI Pusat

BACA JUGA :

Katapolos.com