Home »  Gelanggang, Olahraga »  Bupati Merauke Sebut Bung Hatta Pernah Hidup di Boven Digul, Tegaskan PON XX Papua Perekat Nasionalisme Bangsa

Bupati Merauke Sebut Bung Hatta Pernah Hidup di Boven Digul, Tegaskan PON XX Papua Perekat Nasionalisme Bangsa

Oleh :  | Sabtu, 2 Oktober 2021  22:38 WIB • 82 views

katapolos (Merauke) – Bupati Merauke Romanus Mbaraka menyatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021 dapat menyatukan Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Hal ini disampaikan Romanus Mbaraka ketika menjamu semua kontingen peserta PON XX Papua 2021 yang akan bertanding di kluster Merauke sekaligus menonton langsung pembukaan pesta olahraga terbesar tanah air di Stadion Lukas Enembe Kota Jayapura yang dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Iven PON jadi perekat nusantara dari Sabang sampai Merauke. Mari kita laksanakan PON ini sebaik-baiknya,” katanya.

Dikatakannya, khusus untuk Papua, PON ini adalah harga diri orang Papua dan jadilah tuan rumah yang baik. Sebab, belum tentu dalam puluhan tahun ini akan kembali digelar di Papua. Kepada duta-duta olahraga, PON merupakan pertaruhan bahwa Indonesia bisa menggelar iven olahraga nasional meski di tengah pandemi.

“Euro bisa digelar, Copa Amerika bisa digelar. Maka Indonesia juga harus bisa melaksanakan PON,” sambungnya.

Pria yang menjabat Ketua Sub PON Papua XX Klaster Merauke ini juga memastikan keamanan setiap kontingen yang ada di kota rusa ini.

“Jangan ragu ke Merauke, tanah ini bagian dari Indoeesia. Orang Merauke hatinya baik di tanah ini. Di tanah ini Bung Hatta pernah hidup ketika diasingkan di Boven Digul,” ungkapnya.

Dia menegaskan kulit, rambut, dialek, logat memang berbeda namun orang papua bahasa Indonesia nya lebih baik di negeri ini.

Dipastikannya, Satgas di sana menjamin semua peserta tidak boleh sedikitpun diganggu. Selain itu, Romanus menyatakan semua kontingen tidak boleh kelaparan karena harga makanan di Merauke murah.

“Coba survei harga di sini murah seperti di Jogjakarta,” urainya.

Temu ramah yang digelar di Lapangan Bupati Merauke, juga dihadiri kontingen Sumbar yang dipimpin Syafrizal Bachtiar selaku CDM Sumbar di Merauke dan Korwil Oldsan, Herry Syarif.

Syafrizal Bachtiar mengapresiasi upaya Pemkab Merauke dalam melayani tamu dan memberikan kesan ramah dan bersaudara kepada seluruh kontingen.

“Ini diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan kita dan melalui olahraga kita bisa mempererat kesatuan dan persatuan bangsa,” sebutnya.

Kegiatan temu ramah ini turut hadir seluruh kontingen enam cabang olahraga yang akan bertanding di kluster Merauke, yaitu catur, bermotor, sepakbola putri, wushu, gulat dan anggar. (*)

BACA JUGA :

Katapolos.com