Home »  Bisnis »  Agar Tidak Salah Kaprah, Pertamina Klarifikasi Beli BBM Pakai Aplikasi

Agar Tidak Salah Kaprah, Pertamina Klarifikasi Beli BBM Pakai Aplikasi

Oleh :  | Jumat, 1 Juli 2022  7:39 WIB • 331 views

Cara menggunakan aplikasi Mypertamina, disosialisikan petugas SPBU (foto Doc. Pertamina)

 

Katapolos.com – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga akan mewajibkan para pembeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi seperti pertalite dan solar subsidi, untuk terlebih dahulu mendaftar via website MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

Namun, sejak wacana itu digulirkan beberapa waktu lalu, banyak salah kaprah di masyarakat yang menyebabkan kebingungan hingga butuh diluruskan.

Oleh karena itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, memberikan klarifikasi atas beberapa hal yang kerap disalah pahami tersebut.

Terutama, terkait perbedaan website tempat pendaftaran dengan aplikasi MyPertamina yang keduanya berbeda platform.

“Pendaftaran yang kita lakukan adalah yang di web My Pertamina, yakni di subsiditepat.mypertamina.id. Nah, ini ada salah kaprah di mana beberapa orang menyatakan bahwa saya sudah men-download aplikasi MyPertamina. Padahal ini dua platform yang berbeda,” ujar Irto dalam telekonferensi, Kamis 30 Juni 2021.

“Jadi itu akan kita mulai pendaftarannya besok per 1 Juli 2022,” imbuhnya.

Selanjutnya, Irto juga meluruskan info lain yang menjadi rancu di masyarakat, yang menyebut bahwa per 1 Juli 2021 pembelian BBM subsidi sudah mulai menggunakan QR Code hasil pendaftaran tersebut.

Padahal, 1 Juli 2022 hanya waktu dimulainya pendaftaran dan sosialisasi terkait hal tersebut, sementara untuk pembelian BBM subsidi masih berjalan sebagaimana biasanya selama masa sosialisasi berlangsung.

“Dengan catatan bahwa dalam proses pendaftaran itu, pengisian BBM baik solar maupun pertalite masih bisa dilakukan seperti biasa,” kata Irto.

Karenanya, Irto menegaskan jika anggapan yang menyebut bahwa pada 1 Juli 2022 besok masyarakat harus sudah punya QR Code untuk syarat membeli BBM subsidi, itu tidak lah benar. “Jadi selama proses pendaftaran, semua proses pembelian (BBM subsidi) masih berjalan seperti biasa,” tambah Irto.

Kemudian, setelah masyarakat mendaftar di link subsiditepat.mypertamina.id dengan menggunakan dokumen-dokumen terkait seperti KTP, nama, nomor handphone, dan data kendaraan, maka pengguna terdaftar akan menerima QR Code. Ketika data itu dicocokkan dan dinyatakan sudah sesuai, maka pendaftar tadi akan tergolong sebagai masyarakat yang telah terdaftar untuk menerima BBM subsidi.

“Jadi nanti setelah pengguna menerima QR Code, yang bersangkutan bisa datang membeli BBM bersubsidi dengan menunjukkan QR Code tersebut,” tutup Irto. (ADH)

 

BACA JUGA :

Katapolos.com